Qualcomm - pilihan utama generasi depan untuk teknologi mobile
Qualcomm melihat berbagai macam peluang dalam industri nirkabel untuk selalu berinovasi, memberikan solusi dasar dan model perubahan bisnis. Dengan mendalami teknologi nirkabel, Qualcomm mempercepat mobilitas yang menjadikan hidup lebih produktif dan bermakna untuk kehidupan manusia.
HSPA+, Rev.B. DO Advance, 1XAdvanced dan teknologi LTE akan melanjutkan untuk menawarkan kapasitas yang lebih tinggi dan meningkat sisi pengalaman dari pengguna mobile.
1 X Advanced
1X Advanced - Teknologi Four-fold menambah kapasitas dan kualitas suara
1X Advanced - Teknologi Four-fold menambah kapasitas kualitas suara
1XAdvanced adalah bentuk evolusi teknologi terbaru dari tipe sebelumnya, CDMA2000 1X, merupakan teknologi yang pertama kali dan yang paling banyak digunakan untuk penyebaran 3G.
1XAdvanced terus disempurnakan dari produk terdahulunya. 1X Advanced memiliki BTS interference cancellation, penambahan perangkat pada radio link, dan lainnya guna meningkatkan performa sehingga dapat memenuhi kebutuhan pengguna akan permintaan data yang semakin tinggi.
Fungsi dari teknologi 1XAdvanced adalah:
- Memiliki kapasitas empat kali lebih jernih dari kapasitas suara yang dimiliki oleh jaringan yang di pakai saat ini.
- Meningkatkan 70% cakupan area dibandingkan dengan kapasitas hari ini.
- Biaya upgrade yang lebih efektif yang memanfaatkan penyebaran aset infrastruktur
- Melakukan penyebaran dengan lebih fleksibel ke pasar dengan ketersediaan MSMs.
Peluncuran komersial jaringan 1X Advanced dijadwalkan keluar pada akhir 2011.
Komersialisasi Teknologi Rev. B!
Perusahaan telekomunikasi Smart Telecom di Indonesia meluncurkan teknologi pertama berbasis EV-DO- Rev B pada awal Januari 2010. Dengan begitu banyaknya operator lokal yang akhirnya memutuskan untuk menguji coba dan membuat perencanaan komersil, Teknologi EV-DO Rev.B siap untuk menyajikan pengalaman baru kepada jutaan pengguna teknologi terdahulunya, EV-DO. Tipe Rev. B akan memperbaiki kinerja atau menyempurnakan tipe EV-DO Rev.A dalam dua tahap, yaitu tahap pertama adalah sisi upgrade perangkat lunak dan tahap kedua adalah naiknya sistem presisi dari perangkat keras yang digunakan.
Keuntungan dari fungsi perangkat Rev.B adalah sebagai berikut:
- Menaikkan transfer data hingga tiga kali lipat untuk seluruh penggunanya pada seluruh perangkat mobile setelah melalui proses pengembangan dari tipe sebelumnya, perangkat Rev.A
- Mengurangi bahaya laten dan akhirnya menambah pengalaman baru bagi penggunanya.
- Dapat menyimpan data hingga dua kali lipat dari aplikasi yang sebelumnya.
- Biaya upgrade perangkat lunak yang efektif.
Keuntungan kartu channel (HW) yang dapat dengan mudah di upgrade:
- Kecepatan pengunduhan 4.7 Mbps hingga menjadi 64 QAM
- Kenaikan kapasitas data hingga 65 % sehingga dapat menanggulangi masalah interferensi dari BTS
- Dukungan hingga mencapai 4 saluran untuk mengurangi biaya operasionalisasi.
Qualcomm telah meluncurkan saluran kuat tentang perangkat EV-DO Rev.B dengan mendukung pasar dan segmen perangkat tertentu.
Dimanapun tetap HSPA+
HSPA+ telah digunakan di lebih dari 100 jaringan telekomunikasi di 50 negara, hal ini membuat HSPA+ menjadi teknologi yang banyak digunakan. Tantangan yang dihadapi sekarang adalah untuk mencapai the magic number, 168 Mbps. Banyak operator berusaha untuk menyamakan level mereka dengan Dual-Carrier HSPA+, dengan peak rates 42 Mbps. Peak rates tersebut merupakan salah satu dari kelebihan evolusi HSPA+.
Kesuksesan teknologi chipset HSPA+ dikarenakan oleh penawaran biaya yang efektif dengan kapasitas yang tinggi dan juga dapat memberikan pengalamn yang baru bagi penggunanya.
Manfaat dari teknologi yang terus berkembang ini termasuk:
- Pengalaman penggunaan broadband yang disempurnakan dengan R8 (Release 8) Dual-Carrier
- Menggandakan kecepatan data dan latency yang rendah untuk semua pengguna dalam mobile
- Mencapai kapasitas untuk aplikasi umum seperti berselancar dalam situ.
- Evolusi multicarrier dengan R9 dan R10
- R9 mendukung agregasi di seluruh spektrum (e.g., 2.1 GHz and 900 MHz)
- Peningkatan data sebesar 84 Mbps, 2X2 MIMO
- Menggunakan semua sumber daya yang tersedia yang di seluruh spektrum.
- R10 mengantarkan sampai dengan 169 Mbps dan mengagregasi hingga 4 HSPA+ carriers (20Mhz)
- Teknologi Voice-Over dari HSPA telah mencapai daya tampung dua kali lebih besar dan memiliki sumber daya data yang lebih beragam.
- Memberikan solusi dalam mengatasi gangguan sinyal smartphones dan memiliki kemampuan seperti LTE
- Dukungan standarisasi untuk femtocells dan evolusinya terhadap jaringan femto, Qualcomm merupakan perusahaan pertama yang mengkomersialkan chipsets HSPA+ dan Dual-Carrier HSPA+.
Qualcomm akan terus berusaha menjadi pemimpin pasar dengan perkembangan teknologi mutakhir, kontribusi standar, danberusaha dengan cepat menjadi panutan - Demonstrasi prototipe state-of-art dari perangkat tambahan masa depan HSPA+ pada pameran dagang.
LTE meningkatkan kapasitas data dengan spektrum bandwidth baru dan lebih luas.
Kemajuannya yang evolusioner berjalan seiring dengan 3G, LTE menyediakan tarif dan pengalaman yang lebih baik untuk penggunaan data tinggi dengan memanfaatkan spektrum bandwidth baru dan lebih luas. Banyak operator telah berencana untuk melapisi LTE pada jaringan 3G dan mengembangkan jaringan 3G mereka untuk menambah kapasitas data.
Kelebihan LTE:
- Meningkatkan kapasitas data di wilayah padat perkotaan
- Sesuai untuk spektrum baru dengan 10 MHz bandwidth atau lebih
- Kemampuan berinteraksi dan berfungsi tanpa batas yang sempurna dengan 3G dan layanan suara yang tersedia melalui perangkat multimode LTE/3G
- Solusi optimal untuk spektrum TDD berpasangan
- Didukung oleh ekosistem besar 3G yang terdiri dari banyak operator dan vendor
Perangkat multimode akan memainkan peran penting dalam proses komersialisasi LTE. Dengan inovasi perangkat chip industri LTE/3G pertamanya, Qualcomm siap untuk mendukung operator saat mereka memutuskan untuk melapisi jaringan 3G dan mengembangkan jaringan 3G mereka dengan LTE. Iklan LTE dengan perangkat multimode diharapkan akan tayang pada akhir tahun 2010.
